Monday, October 12, 2009

SOSIOLOGI - PENCAPAIAN

Hal yang ingin dicapai dalam
5 tahun ke depan:
  • Sudah lulus s1 dengan nilai yang baik
  • Mempunyai pekerjaan
  • Melanjutkan kuliah s2
  • Membahagiakan orang tua (membiayai umroh atau naik haji)
  • Menikah
10 tahun ke depan:
  • Mempunyai 2 anak, sepasang (laki, perempuan)
  • Pekerjaan yang mapan
  • Mempunyai rumah sendiri
  • Mempunyai mobil atas nama sendiri
  • Hidup bahagia, tentram dan damai bersama suami dan anak
15 tahun ke depan:
  • Memenuhi pendidikan anak
  • Mempunyai usaha sendiri (usaha kuliner/makanan)
  • Mempunyai rumah lebih dari satu
  • Berlibur ke tempat idaman keluarga
  • Membimbing anak dalam hal bergama
20 tahun ke depan:
  • Usaha kuliner sudah ada cabang kota tertentu (bogor, bandung)
  • Umroh bersama suami
  • Mengerti akan pergaulan anak. Menjadikan anak sebagai teman, agar anak selalu bercerita. Dengan begitu dapat lebih mudah mengontrol.
  • Mempunyai usaha lain selain kuliner contoh: boutique
  • Menjalani semua yang sudah diberikan dengan ikhlas dan memafaatkannya dengan sebaik mungkin. Meningkatkan usaha yang dikelola.
25 tahun ke depan:
Ingin lebih banyak waktu dengan keluarga. Membahagiakan dan menyenangkan suami dan anak – anak. Tidak mau menyita waktu dengan hal – hal yang tidak penting. Tetap konsentrasi dengan pekerjaan dan usaha – usaha yang dijalankan. Mempunyai planning buat anak – anak dan memberikan mereka bekal untuk kedepannya. Naik haji bersama suami dan anak – anak merupakan sesuatu yang harus dicapai.

The Effect of Global Economics Crisis Towards the Indonesian Economy


Tahun 2008 bisa dikatakan sebagai periode yang suram dunia. Betapa tidak, krisis keuangan di AS yang dipicu oleh krisis subprime mortgage (terjadi akibat macetnya kredit property). Celakanya, karena hubungan patronase yang sedemikian lekat antara pasar keuangan AS dan dunia, imbas negatif juga terjadi di negara-negara lain. Salah satu channel penularan adalah melalui harga saham dan pertanian. Kerugian bank-bank internasional akibat krisis subprime mortgage pada awalnya menimbulkan penurunan kurs Dollar AS terhadap mata uang Euro dan Yen. Jatuhnya valuasi saham di AS selanjutnya memicu penurunan harga saham di seluruh dunia karena investor khawatir pelemahan ekonomi AS akan berdampak pada pelambatan ekonomi dunia.
Spektrum dan dimensi krisis ekonomi pun telah secara agresif bergerak ke berbagai penjuru dan bidang-bidang kehidupan ekonomi, politik, sosial, budaya, dan militer masyarakat dunia. Krisis telah mengunci miliaran rakyat miskin di dunia dalam kesengsaraan, kekerasan dan perang, wabah penyakit dan keterbelakangan budaya. Gejolak politik akibat kenaikan harga telah terjadi di berbagai kawasan dunia.. Gelombang protes massa pun membayangi kawasan-kawasan dunia lainnya. Di Zimbabwe, krisis harga yang bertemu dengan momentum krisis politik dalam pemilu setempat telah memicu aksi-aksi kekerasan terhadap oposisi. Sementara di Indonesia, kegelisahan yang tak berkesudahan akibat kenaikan harga pangan sudah mulai diaktualisasikan dalam aksi – aksi politik yang dilakukan oleh para mahasiswa, buruh dan kaum tani.
DAMPAK KRISIS GLOBAL
Dampak krisis keuangan AS menjalar ke Eropa dan Asia Pasifik dalam bentuk bangkrutnya bank/institusi keuangan/korporasi, meningkatnya inflasi, menurunnya pertumbuhan ekonomi, meningkatnya pengangguran, dan runtuhnya indeks bursa saham. Di Indonesia, krisis keuangan global terbukti memporakporandakan pasar modal dan valas. IHSG anjlok dari angka 2.830 menjadi 1.111, atau turun lebih dari 60%. Nilai kurs rupiah terhadap dolar AS terdepresiasi cukup dramatis dari Rp 9.076 hingga sempat hampir menembus Rp 13.000. Krisis global berpengaruh besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Secara singkat, krisis global mempengaruhi penanaman modal asing di Indonesia. Banyak investor asing yangg mempermasalahkan krisis global dan mempertimbangkannya masak-masak sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi atau membeli saham di Indonesia.  Dampak ke dua adalah dalm forex / pertukaran mata uang asing, yang secara otomatis berpengaruh pada impor / expor negara Indonesia. Dampak krisis finansial global mulai merembes ke sektor riil di Tanah Air. Sejumlah sektor industri, di antaranya menjadi tumpuan ekspor, mulai merasakan kemerosotan kinerja akibat terpuruknya permintaan, dan bersiap-siap menyambut datangnya PHK besar-besaran. Misalnya industri baja nasional kian terpuruk. Harga baja di pasar internasional dalam tiga bulan belakangan ini merosot hingga 36,5%, dari sebelumnya US$ 1.150 menjadi US$ 730 per ton. Belum lagi, persoalan lain yang harus dihadapi industri baja dalam negeri, seperti melemahnya daya beli masyarakat.
DAMPAK KRISIS GLOBAL TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA
Berbagai media lokal maupun internasional secara terus menerus melaporkan dampak krisis dan kelangkaan pangan di dunia yang indikasinya telah terlihat sejak awal tahun ini. Sampai dengan akhir Maret 2008, sebagaimana dilaporkan FAO, telah terjadi krisis pangan yang sangat serius di 36 negara dan 21 negara diataranya merupakan negara di benua Afrika yang merasakan dampak paling serius bahkan menyebabkan terjadinya kelaparan kronis dan beberapa kasus kematian.   Dalam Perkembangan Krisis Global saat ini tidak ada satupun Industri yang ada di Indonesia cukup kuat pondasinya untuk mempertahankan kelangsungan produksinya, tanpa terkecuali industri pupuk dalam negeri. Karena Semua Industri Indonesia khususnya yang berbasiskan bahan baku kimia itu di dapatkan dari import, artinya kandungan lokalnya (Bahan Baku Lokal) tidak lebih dari 20%-30% yang dihasilkan oleh Indonesia untuk suplai industri dalam negeri. Di Sisi yang lain, transaksi dalam Perdangangan Internasional alat tukarnya masih mengunakan Dollar AS. Terhadap kenaikan harga global, harga pangan di Indonesia cenderung lebih stabil kecuali untuk minyak goreng dan kedelai. Bila Indonesia impor, maka ancaman di depan mata adalah kenaikan harga beras akibat kenaikan harga global 133% dalam periode januari-mei 2008 (FAO: Food Outlook, Mei 2008). Akibat atas krisis dan kelangkaan pangan dunia juga semakin diperparah dengan tindakan beberapa negara produsen pangan utamanya padi yang membatasi bahkan menghentikan permintaan impor dari negara lain.

DESKTOP PUBLISHING

Desktop publishing merupakan kuliah semester tiga yang ada di London School. Dalam mata kuliah ini kita sebagai mahasiswa diajakrkan untuk bagaimana cara mendesign melewati sistem koputerisasi. Seluruh mahasiswa ditugaskan untuk membuat majalah. Dimana setiap mahasiswa dibebaskan memlihi temanya masing - masing. Untuk tugas ini saya mengangkat tema Vacation.

Anda dapat mendownload Cover majalah yang saya buat dengan mengklik Link dibawah ini.
DOWNLOAD: Cover Majalah VOT 


untuk melihat content dari majalah ini silahkan download link dibawah ini:
DOWNLOAD: Content VOT Magazine



INDONESIAN ECONOMIC SYSTEM

Dalam mata kuliah ini, pembandingan perekonomian di negara kita, Indonesia dengan negara lain adalah hal yang dipelajari pada setiap pertemuannya.
Dalam kesempatan dimana saya dan kelompok melakukan mengkaji mengenai sistem ekonomi suatu negara untuk dibandingkan dengan sistem ekonomi negara kita, kelompok kami memilih negara Kanada. Mengapa Kanada? Negara adalah suatu negara maju dan berperan penting dalam perekonomian dunia. Disini kita dapat melihat, bagaimana sistem perekonomian Kanada yang cenderung ke arah kapitalis dapat membuat Kanada menajdi negara dengan perkembangan perekonomian yang pesat di dunia.
 

Sistem perekonomian Kanada lebih condong ke KAPITALIS.
Kapitalisme merupakan sistem ekonomi dan sosial yang dianut suatu negaram dimana dalam pengaplikasiannya cenderung ke arah pengumpulan kekayaan oleh individu tanpa gangguan pemerintah. Negara memiliki peranan yang kecil karena kegiatan ekonomi ditentukan oleh pasar sendiri.
Kebanyakan negara, terutama negara maju sekarang ini menggunakan sistem ekonomi yang cenderung kapitalis dengan peran negara yang minim. 
Kebaikan-kebaikan Ekonomi Kapitalisme: 
  •  Lebih efisien dalam memanfaatkan sumber-sumber daya dan distribusi barang-barang.
  • Kreativitas masyarakat menjadi tinggi karena adanya kebebasan melakukan segala hal yang terbaik dirinya.
  • Pengawasan politik dan sosial minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang diperlukan lebih kecil.
Didalam sistem kapitalis, kekuasaan tertinggi dipegang oleh pemilik modal, dimana dalam perekonomian modern pemilik modal dalam suatu perusahaan merupakan para pemegang saham. Perekonomian pasar bergantung pada paar (berbagai perusahaan) untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.
Ekonomi Kanada sekarang ini mendekati Amerika Serikat dengan sistem ekonomi berorientasi-pasar (kapitalis), pola produksi, dan standar hidup yang tinggi. Di abad terakhir, pertumbuhan luar biasa dalam produksi, pertambangan, dan sektor pelayanan telah mengubah negara ini dari ekonomi pedesaan menjadi industri perkotaan. Energi dapat dipenuhi sendiri, Kanada memiliki cadangan gas alam yang banyak di pesisir timur dan tiga provinsi barat, dan juga banyaknya sumber daya lain.Kanada telah berhasil menghindari resesi ekonomi setelah 2001 dan telah mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang terbaik di dalam grup G8. Dengan banyakanya sumber daya alam, tenaga kerja trampil, dan pabrik kapital modern, Kanada menikmati prospek ekonomi padat.
Peran pemerintahan Kadana sangat kecil. Dalam kesehariannya, pemerintah tidak memberikan subsidi subsidi dalam berbagai sektor seperti bbm, air, listrik, jadi semua harga diseuaikan dengan pasar, apabila harus terjadi kenaikan harga, maka harga akan naik tanpa harus ada campur tangan dari pemerintah.



Organic Pumpkin Seed


Salah satu tugas kelompok yang saya bersama rekan kerjakan adalah melakukan research terhadap product kesehatan, yaitu Organic Pumpkin Seed, atau biji labu yang dikeringkan dan dapat dikonsumsi sebagai makanan kesehatan. Product semacam ini belum terlalu mendapatkan awareness yang baik di tengah masyarakat, terutama masyarakat Indonesia karena kurangnya kesadaran diri untuk menjaga kesehatan.
Namun, pihak supplier dari produt ini tidak menyerah begitu saja, berbagai macam cara promosi dan marketing dilakukan untuk mendapatkan awareness dari masyarakat tentang product ini.
Disini, kelompok Kami melakukan research terhadap supplier makanan kesehatan besar di Jakarta, yaitu Healthy Choice. Healthy Choice turut menjual product ini, sehingga kami dapat mencari tahu bagaimana sampai akhirnya product ini mulai mendapat nama di tengah masyarakat, dan sekarang sudah banyak yang mengkonsumsinya, terutama di daerah perkotaan.
Benefit from organic pumpkin seed:
Organic pumpkin seed is one of the most nutritious and flavorful seeds, it has a delicately sweet and chewy texture. Pumpkin seeds are covered with a yellow-white husk, although some varieties of pumpkins produce seeds without shells. A favorite in trail mixes, casseroles or stews. May be cooked with grains and vegetables or used raw as a topping, whole or powdered dry in a blender if desired. In the food that contains:
  • Vitamin B
  • Vitamin A: 70 I.U
  • Thiamine: .24 mg
  • Riboflavin: .19 mg
  • Niacin: 2.4 mg
  • Calcium: 51 mg
  • Iron: 11.2 mg
  • Phosphorus: 1,144 mg
  • Fat: 46.7 gm
  • Carbohydrates : 15.0 gm
  • Protein : 29.0 gm
  • Calories: 553     
Organic pumpkin seeds are also very good source of beta carotene, Omega 3, minerals magnesium and manganese, zinc and copper. In addition, pumpkin seeds are a good source of vitamin K. Organic pumpkin seeds are also very good source of beta carotene, Omega 3, minerals magnesium and manganese, zinc and copper. In addition, pumpkin seeds are a good source of vitamin K.